Semangat berbagi mewarnai rangkaian kegiatan Darul Arqam di SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Sekolah ini menggelar aksi sosial dengan membagikan 750 paket takjil kepada masyarakat sekitar, Rabu (25/2), di kawasan Frontage Road Ahmad Yani. Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8 menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
Sejak sore hari, para siswa bersama guru, karyawan, dan pengurus IPM tampak berbaris rapi di depan sekolah. Dengan wajah ceria, mereka membagikan paket takjil berisi makanan dan minuman ringan kepada para pengendara dan pejalan kaki yang melintas. Antusiasme warga Surabaya pun terlihat jelas; banyak pengendara yang menyambut dengan senyum dan ucapan terima kasih.
Wakil Kepala Sekolah, Zaenal Maftukhin, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap sesama.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik, termasuk dengan berbagi. Semoga kegiatan ini memberi manfaat, terutama bagi warga yang membutuhkan takjil saat berbuka puasa,” ujarnya di sela kegiatan.
Tidak sekadar berbagi makanan berbuka, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran sosial. Para siswa dan guru karyawan dilibatkan secara langsung mulai dari membawa 5 kotak kue hingga pembagian, sehingga nilai empati dan kepedulian tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi dipraktikkan secara nyata di tengah masyarakat.

Salah satu siswa, Audrey Rizkiyandra, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Senang sekali bisa membantu dan berbagi takjil kepada orang lain. Rasanya bahagia bisa menjadi bagian dari kegiatan ini, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama per kelas dan dilanjutkan salat Tarawih di Masjid Syuhada Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Gadung. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika siswa dan guru duduk bersama menikmati hidangan sederhana sebagai penutup rangkaian acara.
Aksi berbagi 750 takjil ini menjadi salah satu program rutin sekolah dalam membangun karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat. Melalui kegiatan seperti ini, sekolah berharap para siswa tumbuh menjadi generasi yang berempati, ringan tangan membantu sesama, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
Ramadan pun tidak sekadar menjadi momen ibadah personal, melainkan ruang belajar kehidupan—tentang berbagi, tentang peduli, dan tentang menebar kebaikan tanpa henti.