Sempat Gugup, 5 Siswi Sukses Bawakan Tartil Lima Nada

SURABAYA — Suasana syahdu dan penuh khidmat menyelimuti Gedung Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur pada Ahad (24/5/2026). Pagi itu, ratusan pasang mata terpukau oleh lantunan ayat suci Alquran yang menggema dalam gelaran Wisuda Alquran X SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Salah satu penampilan yang paling dinantikan dan berhasil mencuri perhatian hadirin adalah pembacaan tartil dengan irama lima nada. Lima nada itu adalah Bayati, Nahawand, Hijaz, Rast, dan Jiharkah

Penampilan istimewa ini dibawakan secara apik oleh lima siswi berbakat: Vanessa Angelica, Maulidah Rahma Inayah, Nadin Azzahra, Annisa Millah, dan Athaya Fairuz. Secara bergantian dan bersahutan, kelimanya membawakan ayat-ayat suci dengan variasi nada yang indah, menciptakan harmoni yang membuat para wisudawan, guru, dan wali murid yang hadir merinding haru.

Di balik penampilan memukau tersebut, kelima siswi ini rupanya menyimpan cerita tersendiri. Berdiri di hadapan ratusan tamu undangan dan melantunkan nada-nada rumit tentu bukan perkara mudah. Kesan gugup tak bisa disembunyikan sesaat sebelum mereka naik ke atas panggung.

“Jujur, awalnya dredeg sekali. Jantung rasanya berdebar kencang saat menunggu giliran tampil. Takut kalau nadanya ada yang meleset atau tiba-tiba lupa karena saking gugupnya dilihat banyak orang di gedung sebesar ini,” ungkap Vanessa menggambarkan ketegangan timnya sebelum acara dimulai.

Namun, persiapan matang yang dilakukan akhirnya berbuah manis. Begitu lantunan ayat terakhir dibacakan dengan sempurna, gemuruh tepuk tangan membahana di dalam gedung. Rasa gugup yang sempat mendera seketika berganti menjadi senyum kebahagiaan.

“Rasanya benar-benar lega setelah turun panggung. Semua ketegangan dan rasa dredeg tadi langsung hilang berganti haru. Bangga rasanya bisa memberikan persembahan terbaik,” tambah Maulidah sambil tersenyum lega.

Wisuda Alquran X SMP Muhammadiyah 4 Surabaya ini bukan sekadar ajang seremonial kelulusan. Gelaran acara ini merupakan wujud lahirnya generasi qurani yang unggul. Lantunan tartil lima nada tersebut diharapkan tidak hanya sebatas unjuk bakat, tetapi mampu menginspirasi seluruh siswa agar terus menjaga kecintaan terhadap Alquran serta mengamalkan nilai-nilainya sebagai bekal di masa depan.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *