SMPB 2026: Spempat Hadirkan Konsep Palugada, Semua Ada untuk Calon Siswa Baru

Surabaya– SMP Muhammadiyah 4 Surabaya (Spempat) resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui kegiatan silaturahim bersama sekolah dasar (SD) mitra. Acara yang berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Jos Gandos Jemursari ini dihadiri para kepala sekolah dari SD Muhammadiyah 6, SD Muhammadiyah 24, SD Muhammadiyah 7, SD Muhammadiyah 16, dan SDI Kyai Ibrahim.

Kepala SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, Laili Rahmi, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari SD mitra. Ia mengumumkan bahwa tahun ini Spempat mulai membuka kelas internasional sebagai salah satu program unggulan untuk menarik minat calon siswa baru.

“Harapannya, setelah ini kami mendapat dukungan untuk mempromosikan sekolah di SD mitra,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kelas internasional yang digagas Spempat sudah terkonsep dengan baik. Universitas terkemuka di Surabaya menjadi mitra sekaligus mentor dalam menjalankan kelas internasional ini.

”Kami menggandeng Universitas Muhammadiyah Surabaya. Pusat bahasa yang ada di universitas tersebut mendampingi guru-guru kami dalam menjalankan kurikulum kelas internasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Laili Rahmi menjelaskan bahwa program inden SPMB 2026 sudah mulai dilakukan. Banyak promo menarik ketika orang tua mendaftarkan putra-putrinya pada gelombang inden ini.

”Alhamdulillah sebelum SPMB ini kita launching, sudah ada pendaftar yang inden. Bahkan sekarang putranya masih kelas 5 pun sudah didaftarkan pada kami,” tambahnya.

Menurutnya itu adalah salah satu bentuk meningkatnya kepercayaan masyarakat pada Spempat.

”Mohon doa dan dukungannya Ustaz/Ustazah agar kami dapat mengemban amanah murid baru ini dengan menyuguhkan pelayanan pendidikan terbaik,” pungkasnya.

Tidak hanya guru dan karyawan Spempat serta perwakilan dari SD Mitra saja yang hadir. Acara ini juga dihadiri oleh Lukman Rahim, Ketua PCM Wonokromo. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PCM Wonokromo, Luluk Humaidah.

Lukman Rahim, Ketua PCM Wonokromo, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Spempat kini tengah membangun Muhammadiyah Tahfidz Center sekaligus merintis program internasional.

“Prinsipnya sekarang Spempat ini Palugada, Apa Lu Mau Gue Ada. Target PPDB 2026 minimal 125 siswa. Ada kelas tahfidz, kelas internasional, dan kelas reguler,” tegasnya.

Menuju Sekolah Muhammadiyah Grade A dengan Program Unggulan

Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya, Diky Syadqamullah, yang turut hadir memberikan motivasi agar Spempat terus berkembang menuju sekolah Muhammadiyah grade A. Ia mengingatkan bahwa tujuan pendidikan Muhammadiyah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan akhlak mulia dan karakter religius.

“Sekolah Muhammadiyah harus unggul secara religi, membentuk akhlak mulia, serta mengasah kecerdasan dan keterampilan. Spempat sudah concern di sini, dibuktikan dengan program tahfidz, pesantren, dan rintisan sekolah internasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sekarang Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya sudah menjajaki kerja sama dengan lembaga setara SMA di Jerman. Harapannya lulusan Spempat nanti dapat melanjutkan studi di Jerman dengan program yang digagas Majelis Dikdasmen PDM kota Surabaya.

”Spempat harus dapat menyiapkan lulusannya agar dapat bersaing di kancah pendidikan global, salah satunya dengan program yang akan kami jajaki di Jerman ini,” tambahnya.

Dengan dukungan dari PCM, PDM, guru, dan sekolah mitra, Spempat optimistis mampu mencapai target PPDB 2026. Kehadiran kelas internasional, kelas tahfidz, dan kelas reguler diharapkan menjadikan SMP Muhammadiyah 4 Surabaya sebagai pilihan utama bagi para orang tua yang mencari sekolah Islam unggulan di Surabaya.

Kegiatan silaturahim ini tidak hanya menjadi ajang promosi PPDB, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Spempat dan SD mitra untuk mewujudkan visi pendidikan Muhammadiyah yang berkualitas, berkarakter, dan berstandar internasional.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *