Menyongsong pelaksanaan akreditasi sekolah pada tahun 2026, SMP Muhammadiyah 4 Surabaya menggelar sosialisasi “Praktik Baik Persiapan Akreditasi”, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh guru, karyawan, dan warga sekolah memiliki kesiapan matang dalam menghadapi proses penilaian mutu pendidikan tersebut.
Hadir sebagai narasumber, Ali Fauzi, Kepala SMP Muhammadiyah 16 sekaligus Ketua PCM Kenjeran. Beliau menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan pembuktian kualitas layanan pendidikan yang berkelanjutan.
Fokus pada Kinerja Pendidik dan Kepemimpinan
Dalam paparannya, Ali Fauzi membedah tiga komponen utama Data Kinerja Akreditasi (DKA). Pertama, Kinerja Pendidik, di mana guru dituntut mampu mengelola pembelajaran yang berpusat pada siswa.
“Interaksi yang aktif, empatik, dan menyenangkan adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan belajar murid,” jelasnya.
Kedua adalah Kepemimpinan Kepala Sekolah yang mengedepankan instructional leadership sebagai fondasi tata kelola sekolah yang baik. Ketiga, penciptaan Iklim Lingkungan Belajar yang kondusif untuk mendukung tumbuh kembang siswa secara maksimal.
Digitalisasi dan Kelengkapan Dokumen
Selain aspek kinerja, Ali Fauzi mengingatkan pentingnya penyusunan Dokumen Utama (DU). Terdapat enam poin krusial yang harus disiapkan Spempat, mulai dari Dokumen Kurikulum, Rencana Kerja Tahunan (RKT), hingga bukti autentik berupa Foto/Video Lingkungan Belajar.
“Setiap butir kinerja harus bisa dibuktikan, baik melalui telaah dokumen modul ajar maupun hasil wawancara dengan minimal lima orang murid untuk validasi data di lapangan,” tambah Ali Fauzi saat menjelaskan teknis butir akreditasi.
Sinergi Warga Sekolah

Melalui kegiatan ini, keluarga besar Spempat diharapkan solid dalam melakukan persiapan, mulai dari pemahaman panduan, pembentukan tim, hingga pemantauan rutin melalui sistem Sispena.
Dengan langkah proaktif ini, SMP Muhammadiyah 4 Surabaya optimis dapat melalui akreditasi 2026 dengan hasil yang memuaskan, sekaligus terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh peserta didiknya.