Peletakan batu pertama Muhammadiyah Tahfidz Centre dilaksanakan, Sabtu (17/8). Gedung baru yang berada di Jalan Gadung II ini akan digunakan sebagai pusat pembelajaran Alquran. Pembelajaran Alquran tidak hanya untuk siswa sekolah saja tetapi juga untuk warga sekitar.

Acara yang diselenggarakan setelah pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI ini dihadiri oleh banyak pihak. Muhammad Sholihin (Wakil Ketua PWM Jatim), Muhammad Jemadi (Wakil Ketua PDM Surabaya), Dikky Syadqomullah (Ketua Majelis Dikdasmen PDM Surabaya), Luluk Humaidah (Wakil Ketua PDA Surabaya), Lukman Rahim (Ketua PCM Wonokromo), Arfan Fahmi (Ketua Majelis Dikdasmen PCM Wonokromo), dan ketua RT RW Gadung. Hadir juga guru dan karyawan sekolah menyaksikan sejarah pembangunan gedung baru ini dimulai.
Lukman Rahim, Ketua PCM Wonokromo, dalam sambutannya menargetkan bangunan ini rampung maksimal tiga tahun. Menurutnya setelah rampung, gedung ini diharapkan juga dapat bermanfaat bagi warga sekitar.
“Jika rampung sesuai target, pastinya akan cepat memberikan kebermanfaatan baik bagi lembaga SMP Muhammadiyah 4 Surabaya maupun bagi warga sekitar,” katanya.
Muhammad Sholihin, Wakil Ketua PWM Jatim, dalam acara ini memberikan pesannya. Menurutnya dalam membangun sebuah gedung di lembaga pendidikan niatnya harus ditata. Jangan sampai salah niat apalagi melenceng tujuannya.
“Niatkan bahwa pembangunan gedung ini semata-mata untuk tujuan dakwah sekaligus mensyiarkan agama Allah,” tambahnya.
Di dalam kesempatan ini, ia juga memberikan selamat kepada SMP Muhammadiyah 4 Surabaya atas peletakan batu pertama gedung Muhammadiyah Tahfidz Centre ini.

Muhammad Jemadi, Wakil Ketua PDM Surabaya, juga turut memberikan pesan dalam acara ini. Menurutnya kalau sebuah lembaga memperjuangkan agama Allah maka Ia akan memudahkan jalannya.
Selain itu, Jemadi juga berpesan bahwa jika sebuah lembaga ingin besar dan dikenal maka haruslah percaya kepada pimpinan. Menurutnya, pimpinan itu pasti menginginkan lembaga-lembaganya menuju ke arah lebih baik.
“Apa yang menjadi kebijakan pimpinan, harus didukung dan dipercaya. Insya Allah akan membawa kebaikan,” tuturnya.
Rencananya gedung Muhammadiyah Tahfidz Centre ini dijadikan sebagai pusat pengajaran Alquran siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Selain sebagai pusat pengajaran Alquran, gedung dua lantai ini juga sebagai boarding school untuk memantapkan ilmu ke-Islaman.
Harapannya, lulusan sekolah semakin mantap dalam hafalan Alquran serta semakin unggul dalam memaknai nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Laili Rahmi, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Surabaya mengatakan bahwa pembangunan gedung ini merupakan mimpi warga SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Sudah 10 tahun lebih, warga sekolah bermimpi untuk wujudkan gedung ini.
“Terima kasih kepada pimpinan yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Semoga pembangunan ke depannya lancar,” harapnya.