Kartini, Secercah Inspirasi Perempuan Indonesia

Jika dulu, perempuan diidentikkan dengan kaum inferior yang kerjaannya hanya ngurus anak, masak di rumah, dan segala tetek bengek urusan rumah tangga lainnya, di era modern seperti ini agaknya banyak perempuan Indonesia yang tak mau lagi hanya sekadar berdiam diri di rumah tanpa melakukan apa-apa. Di era yang serba canggih ini, meskipun seorang perempuan berada di rumah, tetap mereka akan melakukan sesuatu yang mendukung kesejahteraan keluarganya minimal untuk dirinya sendiri. Adanya aplikasi chatting whatsapp hingga media sosial membuat perempuan yang berada di rumah tidak hanya berdiam diri saja melainkan juga melakukan aktivitas minimal bisnis online untuk menopang ekonomi keluarga.

Menyadari karir adalah sebuah pilihan dan bekerja di rumah adalah sebuah keniscayaan, guru putri SMP Muhammaadiyah 4 Surabaya memilih mengabdikan dirinya kepada persyarikatan melalui amal usaha pendidikan. Mereka meninggalkan keluarganya untuk menjariyahkan ilmu yang dipunyainya agar ilmu tersebut senantiasa bermanfaat. Selain menjariyahkan ilmu yang dipunyainya, peran dan kerja keras guru putri SMP Muhammadiyah 4 Surabaya  sangat dirasakan warga sekolah. Mereka juga menjadi teladan yang baik bagi siswa dalam hal berbusana dan tingkah laku. Dengan demikian, visi sekolah yang mengharapkan lulusan berakhlaqul karimah dapat diwujudkan dengan peran serta guru putri yang sangat vital.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *