Kegiatan praktik mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 7 di SMP Muhammadiyah 4 Surabaya berlangsung seru dan penuh antusiasme. Para siswa diajak langsung mempraktikkan materi tentang perubahan wujud zat dengan cara membuat es krim manual menggunakan alat sederhana, Senin (20/1).
Di kelas 7B, Ardan Nuril tampak sibuk memutar-mutar sebuah kaleng biskuit di dalam baskom berisi es batu. Bersama teman-temannya, ia bekerja sama menyiapkan bahan-bahan untuk praktik. Menurut guru IPA kelas 7, Bintari Tri Ambarwati, kegiatan ini dirancang agar pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menarik bagi siswa.
“Pembelajaran bermakna harus dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Ini membuat siswa lebih mudah memahami konsep dan merasa terlibat secara langsung,” ujar Bintari.
Ia menjelaskan bahwa konsep perubahan wujud zat menjadi lebih jelas ketika siswa mengamati perubahan susu cair menjadi es krim setelah diputar terus-menerus di antara es batu. Selain belajar teori, siswa diajak memahami proses sains yang terjadi di sekitar mereka.
“Siswa sangat bersemangat karena mereka penasaran akan hasil akhirnya. Ini pengalaman pertama mereka membuat es krim dengan cara manual,” tambahnya.

Ardan Nuril, salah satu siswa, mengaku tertantang dalam praktik ini. Selama ini, ia hanya menikmati es krim yang dibeli di toko, tanpa tahu bagaimana proses pembuatannya.
“Belum tahu hasilnya karena kalengnya belum dibuka. Semoga berhasil dan jadi es krim yang enak,” kata Ardan penuh harap.
Menurut Ardan, bahan-bahan yang diperlukan seperti susu segar, es batu, dan garam sangat mudah didapat. Dengan kekompakan kelompoknya, mereka berhasil mengumpulkan semua bahan secara gotong-royong.
“Kami urunan beli bahan, nanti kalau sudah jadi, es krimnya akan kami bagi rata,” tuturnya dengan semangat.

Kegiatan ini juga menumbuhkan kerja sama di antara siswa. Mereka bergantian memutar kaleng dan memastikan proses berjalan sesuai arahan guru. Selain belajar IPA, siswa juga mendapatkan nilai penting dari kebersamaan dan usaha bersama.
Pembelajaran interaktif seperti ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa. Selain ilmu yang mereka dapatkan, pengalaman seru ini tentu akan terus dikenang.