Puskesmas Jagir Gandeng Spempat Periksa Kesehatan Siswa

Surabaya – Ratusan siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya (Spempat) antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan massal yang digelar di lingkungan sekolah, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Spempat dan Puskesmas Jagir sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik.

Pemeriksaan kesehatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII hingga IX, meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, telinga, gigi, serta pemeriksaan umum. Tim medis dari Puskesmas Jagir hadir langsung di sekolah dan dibantu oleh guru serta tenaga kependidikan Spempat.

Penanggung jawab kegiatan, Siti Nurmaya, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan massal merupakan agenda rutin tahunan sekolah. Tujuannya adalah untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan kesehatan siswa sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.

“Kami ingin memastikan anak-anak dalam kondisi sehat dan siap menerima pembelajaran dengan optimal. Pemeriksaan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat,” ujarnya.

Selain untuk siswa, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan kepada guru dan tenaga kependidikan. Mereka mendapatkan pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah sebagai upaya menjaga kesehatan para pendidik.

“Kesehatan guru sangat penting, karena guru yang sehat akan lebih optimal dalam mendidik dan membimbing siswa,” tambah Siti Nurmaya, yang juga menjabat Kepala Tata Usaha Spempat.

Pihak Puskesmas Jagir menyambut baik kolaborasi ini. Penanggung Jawab Imunisasi, Diyah Nur Aida, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan gratis dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program tersebut rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah sebagai bentuk upaya promotif dan preventif.

“Kami mengapresiasi kerja sama ini. Harapannya, potensi masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan, gigi, kulit, pendengaran, dan lainnya dapat dideteksi lebih awal sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Tidak hanya pemeriksaan umum, siswa putri kelas IX juga mendapatkan imunisasi HPV (Human Papillomavirus). Menurut Diyah, imunisasi ini penting untuk mencegah infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks dan beberapa jenis kanker lainnya pada area genital.

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Beberapa siswa mengaku baru pertama kali mendapatkan pemeriksaan menyeluruh di sekolah. Salah satunya, Ramadhania Azka Kusnady, siswa kelas VII B, yang sempat khawatir akan disuntik.

“Ternyata hanya diperiksa gigi, cek darah, tinggi badan, berat badan, dan diberi obat anemia. Obatnya diminum saat haid,” ungkapnya sambil tersenyum.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa, orang tua, dan pihak sekolah semakin peduli terhadap kesehatan sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Upaya preventif seperti pemeriksaan kesehatan massal ini diharapkan mampu menjaga seluruh warga sekolah tetap dalam kondisi prima sehingga proses belajar-mengajar berjalan optimal.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *