Sebanyak 74 siswa peserta Kemah HW (Hizbul Wathan) Spempat mengikuti kegiatan jelajah alam pada Sabtu, 15 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kemah HW yang menjadi agenda rutin tahunan.
Para peserta yang terbagi dalam 11 kelompok diberangkatkan dari basecamp dengan membawa peralatan survival, seperti kompor, panci, bahan masakan, dan alat masak lainnya. Konsep kegiatan ini adalah survival di alam. Setiap kelompok dituntut untuk mandiri dalam menyiapkan makanan sederhana selama penjelajahan.

Yogi Prasetyo, salah satu pembina HW Spempat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan melatih kemandirian dan kerja sama antaranggota kelompok.
“Peserta harus bisa menghidangkan makanan sederhana dengan peralatan seadanya. Ini adalah bagian dari pembelajaran hidup di alam,” ujarnya.
Asep Saputro, pembina lainnya, menambahkan bahwa persiapan siswa sudah matang.
“Mereka sudah berlatih memasak makanan sederhana di sekolah dan di rumah. Evaluasi sebelumnya juga membuat mereka semakin siap,” katanya.

Selama penjelajahan, setiap kelompok harus melewati tujuh pos dengan tantangan yang berbeda-beda. Tantangan tersebut meliputi menyebutkan tokoh Muhammadiyah dan HW, tali temali, serta ujian keterampilan lainnya. Fardan, salah satu siswa Bina Karya Mandiri (BKM) yang bertugas di pos-pos tersebut, menjelaskan bahwa tantangan ini dirancang untuk menguji pengetahuan dan keterampilan peserta.
Vanessa Angelica, peserta dari kelas 8, mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam jelajah kali ini. Meski sempat mengalami kesulitan, seperti tidak membawa tutup panci saat menanak nasi, kelompoknya berhasil menyelesaikan semua tantangan dalam waktu kurang dari dua jam.
“Medannya tidak terlalu berat, dan kami dibantu oleh pembina serta kakak-kakak BKM,” ujarnya.
Kegiatan jelajah alam ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir cepat, kerja sama tim, dan kemandirian. Dengan konsep survival yang diterapkan, peserta diajak untuk lebih menghargai alam dan belajar bertahan dalam kondisi sederhana. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi positif dari para peserta dan pembina, menandai suksesnya rangkaian Kemah HW Spempat tahun ini.