Sebanyak 88 siswa kelas 9 SMP Muhammadiyah 4 Surabaya turut serta dalam ujian praktik manasik haji yang digelar oleh Forum Silaturahim dan Komunikasi (Foskam) Kepala SMP/MTs Muhammadiyah Kota Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Selasa (24/2/2025) dan diikuti ribuan siswa dari berbagai SMP Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Bintari Tri Ambarwati, wali kelas 9, mengatakan bahwa acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa.
“Persiapan yang matang, termasuk menghafal doa-doa, membuat siswa dapat melafalkan sebagian besar doa dengan tertib dan lancar,” ujar Bintari.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi antar siswa dari berbagai sekolah Muhammadiyah.
“Ini kesempatan bagus untuk mempererat hubungan sekaligus belajar bersama tentang tata cara ibadah haji,” imbuhnya.
Rafly Sonjaya, siswa kelas 9D, mengaku senang bisa merasakan pengalaman yang biasanya hanya dilakukan oleh calon jamaah haji atau umroh.
“Kayak umroh beneran karena ada thawaf, sa’i, dan tahallul. Seru dan penuh makna,” ujarnya.
Sertifikat Manasik Haji Jadi Bukti Pemahaman Siswa

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menguji pemahaman siswa tentang tata cara manasik haji, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Laili Rahmi, Kepala SMP Muhammadiyah 4Surabaya, menjelaskan bahwa praktik manasik haji sangat penting untuk memperdalam pemahaman siswa.
“Ini adalah bagian dari pelajaran Al-Islam yang tidak bisa didapatkan hanya melalui teori di kelas,” jelasnya.
Laili juga menekankan pentingnya sertifikat manasik haji sebagai bukti bahwa siswa telah memahami dan mempraktikkan tata cara ibadah haji.
“Sertifikat ini menjadi bagian dari kelengkapan nilai Al-Islam dan menjadi bekal bagi siswa di masa depan,” ujarnya.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi pola baru dalam pendidikan agama, khususnya pembelajaran manasik haji. Dengan demikian, siswa yang lulus dari sekolah Muhammadiyah tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik ibadah yang memadai.
“Kami berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh semua sekolah Muhammadiyah agar siswa semakin termotivasi untuk menunaikan ibadah haji dan umroh di masa depan,” pungkas Laili.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 4 Surabaya berhasil menciptakan momen berharga bagi siswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan antar sekolah Muhammadiyah.