Surabaya — Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) resmi menjalin kerja sama strategis dengan SMP Muhammadiyah 4 Surabaya (Spempat) dalam pengembangan kelas internasional dan riset pendidikan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada 23 Juli 2025 di Gedung At-Tauhid lantai 3 UM Surabaya.
Dekan FKIP UM Surabaya, Mochamad Hidayatullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Spempat akan menjadi lab school bagi FKIP UM Surabaya. Menurutnya, riset pendidikan tidak cukup dilakukan dalam satu atau dua kali pertemuan, melainkan memerlukan pendampingan jangka panjang yang implementatif.
“Lab school menjadi bagian dari hilirisasi riset, agar hasil penelitian di universitas bisa langsung diterapkan di sekolah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini saling menguntungkan bagi universitas maupun sekolah. Sinergi antarlembaga akan terus dilakukan agar tujuan yang digagas bersama dapat tercapai dengan baik.
Laila Rahmi, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan UM Surabaya dalam mendampingi pelaksanaan kelas internasional. Ia menjelaskan bahwa pembukaan kelas internasional didasari oleh kebutuhan akan layanan pendidikan berstandar global, sekaligus sebagai bentuk inovasi sekolah dalam menghadapi tantangan zaman.
”Tahun ini kami mulai merintis kelas international. Harapannya tahun ajaran depan program unggulan sekolah ini semakin matang,” ujarnya.
Laila Rahmi juga berharap ada pendampingan intensif dalam pengembangan sumber daya guru dan asesmen pembelajaran.
Sementara itu, Jepri Ali Saiful, Kepala Pusat Bahasa UM Surabaya, menyatakan kesiapan lembaganya dalam mendukung penguatan kapasitas guru kelas internasional.
“Kami bisa menyediakan pelatihan bahasa Inggris dengan fokus pada microteaching, mulai dari pembukaan hingga penutupan pelajaran dalam bahasa Inggris,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pendampingan akan dilakukan tidak hanya oleh Pusat Bahasa, tetapi juga oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Sebagai bagian dari program pendampingan, dosen dan mahasiswa asing dari UM Surabaya dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Spempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris siswa secara langsung dan kontekstual.

Bentuk dukungan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UM Surabaya tidak itu saja. Pendampingan pembuatan modul, buku pedoman kurikulum, hingga asesmen pembelajaran akan dilakukan beriringan dengan penyelenggaraan kelas internasional di SMP Muhammadiyah 4 Surabaya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan FKIP Badruli Martati, Kepala Pusat Bahasa Jepri Ali Saiful, perwakilan dosen Sri Lestari, serta guru-guru pengampu kelas internasional SMP Muhammadiyah 4 Surabaya.