KIR Spempat Ciptakan Dimsum Bunga Bougenville

Siapa sangka bunga bougenville bisa jadi bahan utama dimsum? Inilah yang dilakukan oleh anggota ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) Spempat. Jumat 19 September 2025, Mereka baru saja praktik mengolah makanan dengan proyek perdana yang unik dan lezat: Dimsum Keju Lumer Bougenville.

Proyek ini berawal dari ide brilian Amalia Hanifah, pembina KIR. Awalnya, ia ingin mencoba membuat dimsum dari bunga tabebuya. Namun, karena bunga tersebut sedang tak mekar, ia pun melirik bunga bougenville yang melimpah di lingkungan sekolah. Keputusan ini tak hanya karena bunganya yang cantik, tapi juga karena bougenville dikenal punya manfaat untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan, pas banget di musim pancaroba ini.

“Bunga bougenville memiliki sifat ekspektoran, yaitu kemampuan untuk membantu mengencerkan dan mengeluarkan dahak dari saluran pernapasan. Ini sangat membantu bagi penderita batuk berdahak, karena dahak yang lebih encer akan lebih mudah dikeluarkan, sehingga tenggorokan terasa lebih lega,” kata Amalia Hanifah.

Bunga bougenville, katanya, juga kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan alkaloid. Antioksidan ini melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan antiseptiknya juga bisa membantu melawan infeksi atau bakteri yang mungkin menyebabkan radang tenggorokan atau batuk.

Anggota Karya Ilmiah Remaja (KIR) seperti Nanda, Nea, Naura, Khalisah, dan Gèmma langsung beraksi. Mereka memetik bunga bougenville segar, yang kemudian dicuci bersih oleh Nadhifah dan Naura. Proses ini dilanjutkan dengan mengolah adonan dimsum di ruang guru. Suasana penuh semangat dan canda tawa mengisi setiap tahapan, dari mengolah adonan hingga membentuk dimsum dengan isian keju lumer.

Putri, siswa kelas 9, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

“Senang banget! Praktik ini bikin kami semua makin akrab,” katanya sambil tersenyum.
Bukan cuma belajar sains dan kuliner, proyek ini juga berhasil mempererat tali pertemanan di antara mereka.

Kegiatan ekstrakurikuler ini ditutup dengan makan bersama dan sesi foto, mengabadikan hasil kerja keras mereka. Dimsum bougenville yang dihasilkan tak hanya lezat, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa sains bisa berpadu harmonis dengan kuliner. Ini adalah awal yang manis bagi ekskul KIR Spempat, yang tak hanya menciptakan inovasi, tapi juga kebersamaan. (GA)

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *