Menuntut ilmu tidak mengenal kata bosan. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Muhammad Naufal Dyarangga dan Salman Alfarisi, dua siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya. Di saat liburan semester sering kali diisi dengan bersantai, mereka justru memilih untuk kembali mengasah kemampuan bahasa internasional mereka dalam program English Camp tahunan sekolah.
Tahun 2025 ini menjadi catatan spesial bagi keduanya. Siswa kelas 9B ini tercatat telah mengikuti kegiatan pemantapan Bahasa Inggris ini selama tiga tahun berturut-turut. Kegiatan yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 4 Surabaya ini berlangsung selama satu pekan penuh, mulai tanggal 17 hingga 23 Desember 2025, bertempat di Mr. One English Course, Kampung Inggris, Pare, Kediri.
Belajar Seru Tanpa Tekanan
Bagi Rangga, kembali ke Mr. One bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas diri. Ia mengungkapkan bahwa suasana belajar di Pare memberikan warna yang berbeda dibandingkan kelas formal.
“Pastinya, saya bisa belajar Bahasa Inggris dengan santai tapi seru. Tutor di Mr. One selalu memberikan pembelajaran yang interaktif,” ujar Rangga.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran teman sebaya dalam proses belajar. “Semua itu tidak akan seru jika tidak ada teman. Dengan adanya mereka, saya bisa memperbanyak kosa kata bukan hanya dari tutor, tapi juga dari interaksi sehari-hari. Belajar jadi sangat menyenangkan.”
Senada dengan Rangga, Salman Alfarisi dari kelas 9B juga merasakan perkembangan pesat selama perjalanannya di Pare. Meski awalnya memulai dari nol, bimbingan yang konsisten membuatnya semakin percaya diri.
“Di sini saya belajar Bahasa Inggris dari awal. Materi yang diberikan sangat interaktif. Kehadiran teman-teman sangat membantu memperkaya kosa kata saya,” tutur Salman.
Harapan untuk Masa Depan
Konsistensi Rangga dan Salman menjadi bukti kesuksesan program English Camp yang dirancang sekolah. Program ini tidak hanya fokus pada tata bahasa (grammar), tetapi juga membangun keberanian siswa untuk berbicara (speaking) dalam lingkungan yang suportif.
Sebagai siswa yang beberapa kali berpartisipasi dalam program ini, keduanya menitipkan pesan serupa untuk sekolah. Mereka berharap agar kerja sama antara SMP Muhammadiyah 4 Surabaya dengan pihak penyelenggara di Pare terus terjaga.
“Semoga SMP Muhammadiyah 4 semakin mempererat hubungan dengan Homestay Mr. One. Pengajaran yang interaktif dan berkesan seperti ini sangat dibutuhkan oleh siswa-siswi lainnya di masa depan,” pungkas Salman menutup sesi wawancara di sela-sela kegiatannya.
Kegiatan yang berakhir pada 23 Desember ini diharapkan dapat mencetak lulusan SMP Muhammadiyah 4 Surabaya yang tidak hanya unggul dalam karakter islami, tetapi juga cakap berkomunikasi di kancah global.